Agar Dikejar-kejar Uang Setiap Hari, Inilah Caranya

Dikejar-kejar uang erat hubungannya dengan kekayaan. Dikejar uang adalah dambaan setiap orang namun sangat sedikit yang tahu caranya, sedikit yang menikmatinya. Kebanyakan, kitalah yang mengejar uang, bukan uang mengejar kita. Kitalah yang mengejar dunia, bukan dunia mengejar kita. Lalu bagaimana caranya agar dikejar-kejar uang setiap hari? Kita harus tahu dulu sifat uang dan sifat kekayaan.

Uang beda sekali dengan kekayaan. Sifat uang itu sementara, cepat habis, tidak berkembang. Sifat kekayaan itu permanen, bertambah dan berkembang. Ketersediaan kekayaan melimpah dan cukup untuk semua orang. Jika kita mengejar uang belum tentu kekayaan yang kita dapatkan. Namun jika kita membangun kekayaan, uang pasti akan datang. Kita akan dikejar-kejar oleh uang.


Agar Dikejar-kejar Uang Setiap Hari, Inilah Caranya


Kekayaan bukanlah seberapa banyak uang yang kita miliki. Kekayaan adalah apa yang masih ada jika kita telah kehilangan semua uang kita. Ya, betul sekali, tidak ada uang sama sekali. Kekayaan bukan sebanyak gaji yang kita terima setiap bulan. Kekayaan yang sebenarnya adalah apa yang masih tersisa jika gaji kita distop hari ini, jika kita diberhentikan hari ini. jika kita di-PHK hari ini juga. Itulah level kekayaan kita. Jika tidak ada yang tersisa maka itulah level kekayaan kita sebenarnya.

Kebanyakan dari kita menghabiskan waktu hanya untuk mencari uang, mengais-ngais uang. Memperebutkan uang. Karena sifat uang yang terbatas, maka perselisihan, persaingan, saling sikut, bahkan perang saudara pun bisa terjadi. Hal itu terjadi karena kebanyakan orang memperebutkan uang. Gara-gara uang, bisa berkelahi. Gara-gara rekan kerja sekantor naik gaji, bisa saling iri. Padahal, Yang Maha Kuasa sangat Maha Kaya. Maha Mengayakan, kekayaan sangat banyak. Sangat berlimpah. Tidak usah berebut uang, jika kita tahu kuncinya.


#Membangun Kekayaan/ Asset

Kuncinya adalah membangun kekayaan. Kekayaan itu asset. Asset itu ada yang nyata dan tidak nyata. Asset nyata adalah properti, lahan, dan investasi. Asset tidak nyata adalah keahlian, skill, keterampilan, rekan bisnis, relasi. Bangunlah kekayaan. Bangunlah asset, maka Anda akan dikejar-kejar uang.

Sebagai ilustrasi. Jika kita seorang pegawai, 
  • Bangunlah relasi yang bagus dengan rekan kerja sekantor dan di luar kantor. Bangunlah hubungan yang bagus. Bangunlah silaturahmi.
  • Miliki keterampilan khusus. Asah kemampuan. Kembangkan skill.
  • Miliki tabungan. Prioritaskan menabung daripada shopping. Jangan menunggu akhir bulan baru menabung.
  • Miliki investasi. Walaupun investasi kecil. Contoh, investasi pada usaha catering, investasi pada usaha teman.
  • Dengan begitu, walaupun nasib buruk menimpa kita (dipecat, di-PHK) kita tidak perlu khawatir. Kenapa? Karena kita mempunyai keahlian/keterampilan khusus yang memungkinkan kita bisa bekerja di tempat lain. 
Contoh nyata, ketika Sule keluar dari OVJ, ia tidak kesulitan mencari pekerjaan. Karena ia punya keterampilan khusus yang berbeda dengan yang lain. Nyatanya, langsung digandeng oleh NET. Uang yang mengejar Sule, bukan Sule mengejar uang.


#Bekerjalah karena hobi/kesenangan

Bekerjalah karena ibadah. Bekerjalah karena kita ingin berbuat sesuatu untuk sesama. Bekerjalah karena panggilan jiwa. Bekerjalah sehingga pekerjaanmu bisa bermanfaat bagi banyak orang. 
Sebagaimana sabda Rasulullah SAW, "Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia" (HR. Ahmad, ath-Thabrani)
Selama pekerjaan itu kita senangi, kita cintai dan menghasilkan, lanjutkan. Jika bekerja sesuai dengan passion, maka kita akan bekerja sepenuh hati. Kita akan rela bekerja walaupun sampai larut malam, karena kita mencintai pekerjaan itu. Totalitas akan terbentuk. Skill akan semakin terasah. Semakin terasah, semakin bagus. Ingat, skill itu asset. Asset yang tak terukur dan tak terlihat.


#Sedekah Setiap Hari

Sedekah itu bisa mempercepat datangnya rezeki. Sedekah, donasi, santunan atau apapun istilahnya efeknya akan sama, mengundang rezeki lebih banyak. Mengundang uang datang lebih banyak. Mengundang kekayaan.

Jika tiga hal tersebut dilakukan dengan telaten, maka kita akan dikejar-kejar uang. Uang pun akan datang berlimpah ruah. Siap-siap saja. Kalau sudah begitu, maka mengatur keuangan pun menjadi lebih mudah.

Segera pikirkan dengan sungguh-sungguh agar uang bekerja untuk kita. Bangunlah asset. Pilihlah pekerjaaan yang sesuai passion. Perbanyak sedekah. Semoga kita tidak termasuk yang sibuk mengejar uang tetapi termasuk yang dikejar-kejar uang.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

–>