website resmi kios pulsa pulsa murah

Inilah Sejumlah Trik Dagang Yang Tidak Disukai Pembeli

Inilah Sejumlah Trik Dagang Yang Tidak Disukai Pembeli - Bagi Anda yang saat ini menjadi pedagang, mungkin Anda mengetahui anggapan dalam berdagang, yakni mengambil barang dengan modal semurah-murahnya dan menjualnya kembali dengan harga semahal-mahalnya. Tidak ada yang salah dengan hal tersebut, karena yang namanya jual beli tersebut tergantung pada kesepakatan, hanya tinggal bagaimana pedagang tersebut menjaga kualitas produknya serta mematuhi kode etik dunia perdagangan yang umumnya tidak tertulis resmi.

Inilah Sejumlah Trik Dagang Yang Tidak Disukai Pembeli

Meski demikian, tidak semua pedagang melakukan transaksi dengan jalur yang benar, dimana ada banyak sekali trik atau strategi dagang yang kurang mengenakan dan sama sekali tidak disukai oleh pembeli, bahkan dianggap cukup merugikan konsumen yang tidak memiliki wawasan luas tentang sebuah produk

Di bawah ini kita akan membahas sejumlah trik dagang yang tidak disukai oleh para pembeli

1) Pemerasan harga

Pernahkan Anda mendengar berita menghebohkan, dimana ada pengunjung warung makan di kawasan wisata Pantai Anyer yang disodorkan catatan bon pembayaran dengan harga fantastis, padahal yang dipesan hanyalah beberapa sea food, sayur dan minuman, namun total yang harus dibayar konsumen tersebut sebesar Rp 1 juta. Pertanyaannya ialah masuk akalkah harga tersebut ?!? Bukankah tidak berdosa menghargai produk semahal yang diinginkan pedagang tersebut ?!?

Tidak berdosa sih, namun Anda akan kehilangan reputasi dan juga mencemarkan nama baik sendiri. Meski demikian, entah mengapa masih banyak pedagang yang suka memeras pembeli dengan harga tidak wajar, seperti kejadian di atas, yakni warung makan di tempat wisata ataupun toko yang masih memiliki stok barang tertentu, dimana toko-toko lainnya sudah tidak ada stok

Anda mungkin akan berjaya dan mendapatkan untung banyak dengan trik dagang tersebut, namun berhati-hatilah akan resiko di masa mendatang.

2) Barang yang dijual tidak sesuai

Barang yang dibeli namun tidak sesuai kondisinya merupakan kerugian bagi pihak pembeli, padahal pihak penjual mengatakan bahwa barang sesuai dengan apa yang dipesan. Pada umumnya bisa terjadi kesalahan atau memang disengaja untuk menghabiskan stok dagangan lama, namun strategi tersebut tidak perlu dilakukan.

3) Mengganti dengan produk yang lain

Beberapa orang sering mengeluhkan ada pedagang yang curang, yakni memberikan produk lain tanpa persetujuan dengan pembeli. Sebagai contoh: Anda memesan satu steak daging sapi dengan topping keju, namun saat stok keju sudah tidak ada, Anda justru dibuatkan sebuah steak daging sapi dengan topping jamur tanpa pemberitahuan terlebih dahulu

Hal tersebut mungkin dilakukan agar pembeli tetap membayar order sesuai yang dipesan di awal, padahal tidak semua pembeli menyukai topping jamur atau mungkin ketika Anda harus mengganti piston sepeda motor dengan merek A, namun pihak bengkel justru menggunakan produk pistorn merek B

4) Memberi informasi kurang tepat

Trik dagang tersebut sudah menjurus kepada kebohongan, dimana pedagang yang baik akan memberikan informasi yang tepat dan akurat, tidak melebih-lebihkan dan tidak mengurangi. Mungkin pemberian informasi tersebut memang membuat calon pembeli akhirnya terpaksa mengambil barang yang Anda rekomendasikan

Sebagai contoh: seseorang pedagang kamera mengatakan bahwa sebuah kamera A memiliki effective pixel mencapai 20 MP dan lebih bagus kualitas gambarnya ketimbang kamera B yang hanya 15 MP, padahal kamera B memiliki fisik sensor lebih besar, sehingga kualitas gambar lebih bagus

Informasi yang diberikan pedagang tersebut tentu menyesatkan, karena kualitas gambar memang tergantung pada fisik sensor, bukan effective pixel dan trik tersebut memanfaatkan ketidaktahuan konsumen

5) Menambah order tanpa permintaan

Menambah order barang secara sepihak atau tanpa persetujuan bukanlah strategi dagang yang baik, bahkan lebih terkesan seperti memaksakan. Contohnya: saat Anda membeli sebuah kamera, namun ternyata pedagang sudah memasukan satu paket satu kamera dengan aksesoris lain seperti filter UV maupun tas, padahal tidak semua pembeli membutuhkan barang-barang tersebut, namun apa daya semua sudah ditotal dalam catatan bon dan Anda malu jika tidak membayarnya. Jika Anda ingin menawarkan barang tambahan, sebaiknya konfirmasikan dahulu dengan konsumen, bukan dengan cara pemaksaan seperti itu

Kita telah membahas sejumlah trik dagang curang yang tidak disukai oleh pembeli dan justru lebih merugikan Anda. Ingatlah bahwa toko ataupun lapak dagangan Anda akan dikenal sebagai pedagang yang curang dan otomatis Anda selaku pedagang tidak memiliki nama baik serta tidak terpercaya
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

–>