Ini Yang Lebih Penting Dari Laporan Keuangan Bulanan

Punya laporan keuangan bulanan sama sekali tidak menjamin bisnis Anda sukses. Kenapa? disadari atau tidak semua pihak yang ada didalam perusahaan mempunyai peran dalam maju dan mundurnya usaha yang sedang berjalan.

Banyak orang salah bahwa tugas dan tanggung jawab dalam membuat laporan keuangan bulanan adalah bagian keuangan saja. Jika Anda berpikir demikian, maka akan susah usaha Anda berkembang. Perlu Anda tahu bahwa usaha Anda dapat berkembang bukan karena bagian keuangan Anda jago dalam membuat laporan keuangan bulanan.

Ini Yang Lebih Penting Dari Laporan Keuangan Bulanan

Bagaimana kalau bagian keuangan Anda membuat laporannya selalu untung terus? Pokoknya asal bos senang (ABS). Lebih parahnya kalau tim keuangan Anda membuat laporan keuangan bulan palsu. Ada penggelapan uang dan hal buruk lainnya.

Nah, jika Anda tidak mau semua itu terjadi, Anda wajib mengetahui runutan dan bagian mana saja yang berpengaruh, sehingga laporan bulanan yang dibuat benar-benar dilaporkan dengan baik.

INGAT!! Ini adalah kerja tim dan bukan kerja individu.

Semisal Anda adalah pengusaha bisnis online. Dalam menjalankan usaha ini Anda setidaknya harus mempunyai 4 atau 7 lini yang menentukan perkembangan usaha Anda.

1. Owner

Sudah pasti Anda harus terlibat karena Anda adalah pemilik dari usahanya.

2. Bagian Keuangan

Orang yang membuat dan mengatur keuangan bisnis. Mencatat uang keluar dan uang masuk

3. Customer Service (CS)

Orang yang menerima pesanan produk Anda.

4. Tim Packing

Orang yang bertanggung jawab untuk membungkus kemudian mengirim barang yang dipesan pelanggan Anda.

5. Tim Gudang

Orang yang bertanggung jawab terhadap jumlah barang masuk dan keluar. 

6. Tim Produksi

Apa bila bisnis Anda memproduksi produk sendiri, Anda harus membentuk tim produksi.

7. Tim Quality Control (QC)

Karena Anda memproduksi produk sendiri, harus ada tim control yang memastikan produk yang selesai diproduksi sesuai dengan standar mutu yang Anda inginkan.

Sekarang perhatikan! Dengan adanya tim di atas hubungan dengan laporan keuangan bulanan akan sangat erat sekali. Coba Anda baca artikel saya yang berjudul 7 langkah penting cara mengelola keuangan. Di dalam membuat laporan keuangan bulanan Anda harus membuat catatan penjualan, stock barang dan lain-lainnya. Bagian keuangan juga harus mengeluarkan biaya untuk kegiatan usaha seperti:
  • Pembelian bahan penolong
  • Pembelian perlengkapan usaha
  • Pembelian bahan baku
  • Pembelian peralatan usaha, dan
  • Barang-barang penunjang lainnya

Setelah semua dibeli. pembelian-pembelian tersebut harus masuk ke gudang dan dicatat oleh tim gudang sebagai barang masuk. Kemudian bagian packing membutuhkan perlengkapan untuk membungkus barang yang dijual. Pada bagian ini tim gudang akan mencatat sebagai barang yang keluar.

Selain itu, tim Customer Service (CS) pun berperan dalam usaha yang sangat menentukan. Penjualan produk Anda sangat tergantung pada bagian marketing. Semakin besar penjualan maka semakin besar keuntungan usaha Anda.

Semua aktivitas harus ada pertanggung jawabannya, dan salah satu bentuknya adalah laporan keuangan bulanan. Tim keuangan harus membuat laporan bulan yang sesuai dengan kondisi yang sesungguhnya. Oleh karenanya, agar bisa didapat laporan keuangan yang akurat dan tepat waktu, bagian keuangan memerlukan bagian lain untuk membantu.
Baik dan Buruknya Laporan Keuangan yang Dibuat Adalah Tanggung Jawab Semua Tim Bukan Hanya Individu Saja
Anda sebagai owner harus benar-benar mendapat laporan keuangan bulanan yang sesuai dengan kondisi sesungguhnya. Karena ini adalah dasar yang sangat penting bagi Anda dalam mengambil keputusan.

Anda sebagai owner harus mendapatkan laporan keuangan bukan saja dalam bentuk, neraca, laba rugi ataupun perubahan modal saja. Tapi proses dan alur dalam membuat laporan keuangan harus benar-benar Anda ketahui.

Berikut adalah data-data yang wajib Anda pahami dalam acuan berkembang dan tidaknya usaha yang Anda jalankan:

1. Data Pengeluaran Tunai dan Bank

Anda harus tahu berapa pengeluaran uang yang dikeluarkan oleh tim keuangan dalam periode tertentu.

2. Data Pembelian Barang

Anda haru tahu barang apa saja yang dibeli oleh tim keuangan Anda komplit beserta bukti pembeliannya.

3. Catatan Orang yang Berhutang

Anda harus tahu siapa saja yang masih berhutang kepada perusahaan Anda. Baik hutang pelanggan Anda maupun hutang karyawan Anda. Beban piutang

4. Catatan Hutang Perusahaan

Anda harus tahu berapa hutang usaha Anda. Semisal, hutang ke supplier, hutang modal kerja, hutang investasi, hutang beban dan lain-lainya.

5. Catatan Harga Pokok Produksi

Kalau usaha Anda memproduksi barang, Anda harus tahu berapa harga pokok produksi baru Anda. Kemudian bandingkan dengan harga produksi lama. Apakah ada peningkatan atau tidak. Apabila ada peningkatan, Anda bisa mengevaluasi apa penyebabnya dan memutuskan apakah produk baru Anda akan dilanjutkan atau tidak.

7. Data Penjualan

Sudah barang tentu Anda harus tahu berapa penjualan produk Anda dari waktu ke waktu. Dari sini Anda bisa tahu apakah penjualan Anda sesuai dengan target dan produk mana yang paling laku. Anda juga bisa tahu pembayaran konsumen lancar atau lebih banyak yang piutang. Lebih baik banyak penjualan dengan cara tunai atau transfer. Jadi, dapat terhindar dari ketertundaan pembayaran atau tidak terbayar akibat banyaknya piutang.

8. Laporan Keuangan Untuk Investor

Owner dapat menjadikan laporan keuangan bulanan sebagai bahan evaluasi, apakah akan mencari investor yang mau menanamkan modal di usahanya. Maksudnya bisa ber-partner atau meminjam modal kerja. Apa bila usaha Anda berkembang pesat, maka Anda bisa meningkatkan produksi barang. Untuk memproduksi barang baru diperlukan modal tambahan.

Bagaimana, apakah Anda bisa memahami penjelasan saya ini? Jika ada yang membuat Anda bingung, jangan pernah sungkan untuk bertanya.

Semoga artikel ini dapat memberi pemahaman penting kepada Anda bahwa laporan keuangan bulanan memiliki peran penting dalam perkembangan usaha Anda. Namun demikian kerja sama tim yang solid dan bersinergi mempengaruhi baik dan buruknya laporan keuangan bulanan Anda.

Tanpa laporan keuangan bulanan, usaha bakal berjalan serampangan karena keputusan berdasarkan perasaan. Tapi laporan keuangan bulanan yang dibuat secara serampangan juga akan melahirkan kebijakan yang salah. Laporan keuangan bulanan yang kuat, usaha bakal berjalanan sehat, omset dan profit meningkat


Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

–>