7 Cara Mengatur Bisnis Musiman

7 Cara Mengatur Bisnis Musiman - Sedang mencoba bisnis batu akik, atau bisnis menjelang lebaran lainnya? Terlepas bisnis online atau offline, melonjaknya pelaku bisnis saat hari-hari besar maupun saat tren tertentu, pasti tidak terelakkan. Baik memang pelaku bisnis yang memang sebelumnya sudah eksis, maupun yang ingin eksis karena tren tertentu ini.

Banyak orang-orang di sekitar saya, termasuk saat saya duduk ngopi, mendengarkan diskusi terutama ibu-ibu, sudah mau lebaran, enaknya bisnis apa ya? Lagi-lagi bisnis menjelang lebaran jadi hot topic.

7 Cara Mengatur Bisnis Musiman

Saya yakin kita memiliki kreativitas dan ide yang banyak, tak terbendung. Saking tidak terbendungnya semua momen bahkan ingin dibuat bisnis hehe. Namun saya paham, hal ini dilatarbelakangi oleh budaya kita sendiri.

Pastinya memang kebutuhan akan budaya “beli baru” atau “memberi hadiah” untuk hari-hari besar tersebut tidak terelakkan, namun kita harus pahami terlebih dahulu kalau bisa saja bisnis ini tidak bertahan lama karena beberapa faktor, maka dari itu Kios Pulsa Murah ingin membagikan strategi untuk berbisnis musiman, agar kamu bisa mempersiapkannya dengan baik!

1. Utamakan memiliki rencana matang.

Perhitungkan semua langkah yang akan dilakukan, hitung ulang berkali-kali, hingga kamu yakin itu adalah langkah yang menguntungkan. Apalagi jika itu adalah bisnis baru yang sebelumnya belum pernah kamu jalankan.

Lihat rencana ini sampai beberapa bulan sebelum dan sesudah bulan puncak. Untuk menjalankan bisnis ini biasanya dimulai dari periode yang tidak terlalu ramai atau off-peak-season. Kamu harus  punya strategi serta memperkirakan sebelumnya kapan harus gencar promosi selama bulan-bulan yang tidak terlalu ramai dan kapan harus mempersiapkan untuk bulan-bulan ramai. Ambil keuntungan saat bulan ramai.

2. Paham siklus industri yang kamu pilih.

Untuk pertumbuhan di awal biasanya pelaku industri memiliki omzet yang terbilang bagus dan bertumbuh, hal ini dikarenakan semua mata tertuju kepadamu. Pelaku industri biasanya berekspektasi bisnisnya akan berlanjut dengan pertumbuhan yang sama. Namun sebaiknya pelajari dan pahami siklus industri, waktu musiman di industri tersebut. Terlepas ini adalah hari raya, musim sepak bola, musim kawin, dan musim lainnya.

Projeksikan selama 2-3 tahun, jika bisnis menurun sebelum jangka waktu tersebut, coba cek lagi dengan pemain bisnis di industri yang sama serta supplier.

3. Kembangkan bisnis, dapatkan alternatif pemasukan.

Mengembangkan bisnis dengan masih seputar bisnis yang kamu tekuni, mengapa tidak? Cari apa yang masih berhubungan dengan bisnismu dan bisa menjadi jalan keluar ketika bisnis musimanmu berada di fase “tertidur”. Namun jangan biarkan fokusmu meleset dari bisnis utama yang kamu pilih.

4. Bergerak disaat yang lain tertidur.

Ketika semua kompetitor belum beraksi, tepatnya menjelang bulan-bulan sibuk, kamu bisa bergerak terlebih dahulu. Customer di luar sana tetap bisa mendapat informasi, bahkan sebelum bulan-bulan sibuk nantinya, jadi jangan lupakan waktu penting ini.

5. Buat pelanggan ingat Anda sepanjang tahun.

Ingin menciptakan ingatan yang baik di benak customermu? Kalau begitu, tetaplah berada di sekitar mereka, menjadi terlihat itu penting. Apalagi jika bisnismu memiliki ciri khas dan hal ini bisa menjadi jalan yang baik untuk menciptakan pembelian berulang dari loyal customermu.

6. Mengatur staff dengan baik.

Jika bisnismu membutuhkan beberapa orang staf, buatlah mereka paham dengan siklus bisnis musiman ini. Buat mereka memiliki target dan memenuhi ekspektasimu. Memberi sistem bonus akan lebih memudahkanmu mengatur keuangan saat bulan-bulan tidak ramai.

7. Mencari partner dan investor

Sangat penting untuk mencari orang-orang yang bisa menjadi investor atau penanam modal serta mengerti dan paham bisnis yang sedang kamu jalankan. Mereka yang dapat memfasilitasi kamu untuk melangkah lebih jauh dan membuka peluang bisnis yang lebih sukses.

Salam sukses!
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

Tidak ada komentar

–>