Tips Agar Bisnis Kuliner Bisa Bertahan Di Masa Krisis

Bisnis kuliner masih akan prospektif mengingat produk makanan dan minuman merupakan salah satu kebutuhan pokok masyarakat. Namun di tengah kondisi krisis saat ini, diperlukan strategi khusus agar pelaku usaha tetap bisa survive di tengah maraknya pelaku usaha di bisnis ini. Pada situasi seperti sekarang, konsumen akan lebih peka terhadap masalah harga, dibandingkan cita rasa produk karena daya beli konsumen menurun.

Tips Agar Bisnis Kuliner Bisa Bertahan Di Masa Krisis

Harga produk merupakan salah satu alasan konsumen untuk tetap setia pada produk tersebut. Apalagi bagi konsumen kelas menengah bawah. Karena itu sebaiknya pelaku usaha berpikir dua kali bila ingin menaikkan harga produk makanan atau minuman. Lebih baik mengurangi sedikit porsinya daripada harus menaikkan harga. Cara inilah yang terbilang ampuh untuk situasi seperti ini. Mengurangi porsi makanan atau minuman yang dibuat tidak terlalu membuat konsumen mengeluh. Hal ini dikarenakan konsumen masih tetap bisa membeli produk dengan harga yang sama walaupun porsinya berkurang.

Opsi lain jika memang benar-benar harus menaikkan harga adalah dengan melakukan pendekatan secara langsung dengan konsumen. Konsumen akan lebih dihargai dan memaklumi jika harus ada kenaikan harga. Sebaiknya naikkan harga sedikit demi sedikit, sehingga tidak terkesan lonjakan harga secara tajam yang bisa membuat konsumen menganggap anda bertindak semena-mena dalam menaikkan harga. Dan hasilnya, konsumen sudah pasti akan berpindah ke kompetitor. Jadi Anda harus menjaga kepercayaan konsumen.

Untuk lebih mengenalkan produk dari usahanya, pelaku usaha harus mengandalkan promosi awal yang cukup efektif, antara lain promosi dari mulut ke mulut melalui kerabat dan keluarga dan promosi menggunakan dunia maya, seperti jejaring sosial. Segmen pasar yang dituju juga sesuai produk yang dibuat, setiap segmen pasar punya peluang, mau bermain di pasar menengah, sedang, maupun atas, tinggal apakah kita bisa menangkap peluang itu dengan tepat atau tidak. Mengenai persaingan usaha, Anda bisa membuat dengan konsep yang berbeda-beda, sehingga tidak perlu khawatir dengan persaingan tersebut, asalkan bisa selalu menghadirkan produk inovatif.
Blogger
Disqus
Pilih Sistem Komentar Yang Anda Sukai

No comments

–>